Merancang Agenda, Membersihkan Diri, Menyongsong Ramadhan 1447 H

Jayapura (28/1) – Sinar matahari siang di Dok V Atas terasa hangat, namun suasana di dalam ruang rapat kantor Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) di Tanah Papua Cabang Kota Jayapura terasa jauh lebih teduh. Tepat setelah pelaksanaan ibadah Zuhur, sejumlah tokoh Yapis, berkumpul di kantor Yapis di Tanah Papua Cabang Kota Jayapura, Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 3, Jayapura Utara. Mereka tidak sedang membahas kurikulum yang kaku atau laporan anggaran, melainkan sedang merancang sebuah momentum untuk “pulang” ke akar kemanusiaan: saling memaafkan.
Rapat siang itu menjadi titik awal lahirnya rencana besar. Sebuah kegiatan bertajuk Family Gathering yang diinisiasi untuk menyambut bulan suci Ramadan 1447 H. Landasannya sederhana namun mendalam: Ramadan adalah bulan yang suci, maka seyogianya ia dimasuki dengan hati yang suci pula.
“Kita ingin momentum ini menjadi ajang untuk saling melepaskan ganjalan hati, mengikhlaskan khilaf, dan saling memaafkan antar sesama individu di lingkungan Yapis,” ujar Sekretaris Umum Yapis Pusat di Tanah Papua, H. Heri Wahyudianto, S.E., M.M. kala memberi arahan.
Sejenak Lepas dari “Khittah Perjuangan”
Selama setahun terakhir, setiap elemen di Yapis – mulai dari jajaran pengurus, dosen, guru, hingga tenaga kependidikan – disibukkan dengan rutinitas yang padat. Mereka berjibaku dengan administrasi, pengajaran, dan pengabdian demi menjaga khittah perjuangan pendidikan Islam di Tanah Papua.
Rapat yang turut dihadiri oleh Ketua Yapis di Tanah Papua Cabang Kota Jayapura, Drs. H. Hadiyana, M.M., perwakilan sekolah-sekolah Yapis di Dok 5 serta staf Yapis di Tanah Papua Cabang Kota Jayapura ini menyepakati bahwa para pejuang pendidikan ini butuh jeda. Family Gathering yang direncanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026 di Pantai Hamadi mendatang, dirancang sebagai obat penawar lelah.
“Kegiatan ini diharapkan mampu mengurangi ketegangan syaraf dan menghibur diri. Sejenak kita lupakan urusan pekerjaan, kita nikmati kebersamaan dengan tawa,” imbuh Heri.
Dari Permainan hingga Keakraban Keluarga

Berbeda dengan rapat-rapat formal biasanya, acara di Pantai Hamadi nanti akan dikemas dalam format yang sangat santai. Berbagai permainan sederhana namun menggembirakan telah disiapkan untuk melibatkan semua orang, mulai dari pimpinan hingga staf operasional, beserta anggota keluarga mereka.
Menariknya, meski diinisiasi oleh Cabang Kota Jayapura, kegiatan ini dirancang sebagai kolaborasi besar. Perwakilan dari sekolah-sekolah di lingkungan Yapis Kota Jayapura, Universitas Yapis Papua (Uniyap), hingga Yapis Pusat akan berbaur menjadi satu tanpa sekat institusi.
Untuk memastikan acara berjalan mulus, tim kerja lintas divisi akan dibentuk, mulai dari koordinator acara, konsumsi, hingga perlengkapan. Namun, ada satu pesan penting yang ditekankan dalam rapat: keamanan adalah tanggung jawab bersama. Setiap guru dan orang tua diharapkan menjadi “penjaga” bagi diri sendiri, putra-putrinya, maupun orang lain, mengingat lokasi acara yang bersentuhan langsung dengan alam pantai.
Sabtu nanti, Pantai Hamadi bukan sekadar tempat wisata. Ia akan menjadi saksi bisu bagaimana keluarga besar Yapis di Tanah Papua mempererat simpul kekeluargaan, memastikan bahwa sebelum fajar Ramadan menyingsing, hati mereka telah bersih, serapat barisan shaf di masjid-masjid mereka dan siap bergerak serentak mewujud Yapis Rahmatan Lil Alamin melalui bidang pendidikan. *
(Tam)

